Beranda > Artikel Kimia > Siprofloksasin

Siprofloksasin

Siprofloksasin (ciprofloxacin atau sipro) adalah obat antibiotik. Antibiotik melawan infeksi yang disebabkan bakteri. Sipro melawan banyak jenis bakteri. Obat ini juga dipakai untuk melawan beberapa infeksi oportunistik pada Odha. Catatan: Pada 2004, CDC di AS mencatat peningkatan dalam jenis gonore yang resistan terhadap sipro yang ditemu pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Penggunaan sipro dapat tidak efektif, dan justru meningkatkan penyebaran jenis gonore yang resistan terhadap obat.

Seperti yang kita ketahui, penyakit typhus disebabkan oleh suatu strain bakteri Gram negatif yakni Salmonella enterica jenis Typhi yang dapat ditularkan melalui makanan ataupun air yang telah tercemar dengan bakteri tersebut. Walaupun di banyak kasus, penyakit ini tidak berakibat fatal, namun menyebabkan kematian pada kasus tak terobati antara 10% hingga 30%. Typhus dapat berlangsung selama tiga minggu hingga 1 bulan jika tidak diobati.

Siprofloksasin merupakan salah satu antibiotik yang biasanya digunakan untuk mengobati typhus di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Antibiotik lain, seperti ampicillin, kloramfenikol, trimethoprim-sulfametoxazole, serta streptomisin sudah tidak digunakan lagi sebagai obat pada penanganan pertama (first-line drug) sekarang. Hal ini dikarenakan bakteri Salmonella telah mengalami resistensi (kekebalan) pada sejumlah antibiotik tersebut. Penanganan cepat dengan memberikan ciprofloxacin untuk mengobati typhus pada penderita dapat mengurangi kejadian yang fatal sekitar 1%.

Siprofloksasin termasuk ke dalam antibiotik yang berspektrum luas, artinya antibiotik ini dapat membunuh bakteri baik Gram positif maupun Gram negatif. Siprofloksacin bekerja sebagai bakterisidal dengan menghambat replikasi DNA dari bakteri melelui pengikatan pada enzim DNA girase, yaitu enzim yang penting untuk memisahkan DNA yang sudah bereplikasi sehingga menyebabkan pemutusan untai ganda pada kromosom bakteri. Atau dengan kata lain, siprofloksasin berfungsi menghambat pembelahan sel.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: